Kamis, 18 Februari 2010

Fungsi if nested (if bercabang) di excel 2007

Fungsi IF merupakan fungsi logika yang bisa digunakan untuk menghitung nilai dari sebuah pernyataan berjenjang. Fungsi if ini biasanya dikenal dengan fungsi if nested (if bercabang atau if bersarang)

Secara umum aturan penulisan formulanya seperti di bawah ini;

Syntax
IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)

Logical_test   is any value or expression that can be evaluated to TRUE or FALSE. For example, A10=100 is a logical expression; if the value in cell A10 is equal to 100, the expression evaluates to TRUE. Otherwise, the expression evaluates to FALSE. This argument can use any comparison calculation operator.

Value_if_true   is the value that is returned if logical_test is TRUE. For example, if this argument is the text string "Within budget" and the logical_test argument evaluates to TRUE, then the IF function displays the text "Within budget". If logical_test is TRUE and value_if_true is blank, this argument returns 0 (zero). To display the word TRUE, use the logical value TRUE for this argument. Value_if_true can be another formula.

Value_if_false   is the value that is returned if logical_test is FALSE. For example, if this argument is the text string "Over budget" and the logical_test argument evaluates to FALSE, then the IF function displays the text "Over budget". If logical_test is FALSE and value_if_false is omitted, (that is, after value_if_true, there is no comma), then the logical value FALSE is returned. If logical_test is FALSE and value_if_false is blank (that is, after value_if_true, there is a comma followed by the closing parenthesis), then the value 0 (zero) is returned. Value_if_false can be another formula.

Mungkin maksudnya seperti ini;
Logical_test  adalah sembarang nilai  yang bisa atau akan dievaluasi sebagai nilai benar dan salah.
Value_if_true  adalah nilai yang dihasilkan jika uji logika benar
Value_if_false  adalah nilai yang dihasilkan jika uji logika salah

sebagai contoh bisa dilihat di bawah ini:

1. buat tabel berikut:
Kita akan menghitung nilai kolom D (grade) dan E (keterangan)



Dalam contoh ini akan menghitung
a. Grade
Jika nilai ujian lebih besar dari 90 maka grade A
Jika nilai ujian lebih besar dari 80 maka grade B
Jika nilai ujian lebih besar dari 70 maka grade C
Jika nilai ujian lebih besar dari 60 maka grade D
Jika nilai ujian lebih kecil dari 60 maka grade E

b. Keterangan lulus
Jika nilai grade A maka keterangan sangat baik
Jika nilai grade B maka keterangan baik
Jika nilai grade C maka keterangan cukup
Jika nilai grade D maka keterangan kurang baik
Jika nilai grade E maka keterangan sangat jelek


2. Ketik formula berikut;
Di sel D3 ketik formula :
=IF(C3>90,"A",IF(C3>80,"B",IF(C3>70,"C",IF(C3>60,"D","E"))))

Di sel E3 ketik formula :
=IF(D3="A","Sangat baik",IF(D3="B","Baik",IF(D3="C","Cukup Baik",IF(D3="D","Kurang baik","Sangat jelek"))))


Jika ingin donload contoh file dokumen excelnya, bisa download disini if nested

Artikel Terkait:



5 komentar blog:

Anonim mengatakan...

Makasih

andjsxbp'85 mengatakan...

THX ya.

Pro-Syariah mengatakan...

Setahu saya untuk kasus seperti itu bisa pake vlookup.

wilson rbt mengatakan...

kok gak mau diterapkan di laptopQ ya ?
,padahal aku jga pke ms. Excel 2007.
Mhon info.y. .

Hanin Banurukmi mengatakan...

Makasih banget ya, udah ngasih tutorial. Jelas banget, lebih mudeng disini daripada sama guru di sekolah. Makasih sekali lagi '-')b